Slide sudah jadi, tapi pesan utamanya belum benar-benar sampai.

Mulai dari Management Trainee, business case interview, business competition, sampai meeting pertama bersama manager, kamu akan diminta mengubah data menjadi rekomendasi bisnis yang bisa dipercaya.
Masalahnya, sebagian besar orang belajar membuat slide. Sedikit yang belajar bagaimana membangun logika bisnis, menyusun cerita, dan meyakinkan audience seperti yang dilakukan di perusahaan FMCG.
Melalui FMCG Case Presentation Masterclass, kamu akan mempelajari keseluruhan proses tersebut, mulai dari menganalisis case, menyusun alur presentasi, membangun business story, hingga menghadapi sesi tanya jawab dengan lebih percaya diri.

Supaya waktu belajarmu tidak habis untuk mencari referensi, kami mengkurasi berbagai template, framework, industry report, dan business case yang biasa digunakan praktisi FMCG.
Seluruh toolkit dirancang agar kamu bisa langsung fokus membangun presentasi yang lebih kuat.
Belajar dari satu business case yang terasa seperti pekerjaan sungguhan.
Sepanjang program, kamu akan bekerja sebagai bagian dari tim commercial sebuah brand beverage FMCG.
Tugasmu bukan sekadar menganalisis data, tetapi menemukan peluang pertumbuhan, menyusun strategi, dan meyakinkan para pengambil keputusan melalui presentasi bisnis yang terstruktur.
Karena pada akhirnya, presentasi yang baik bukan hanya menjelaskan data. Tetapi membantu orang mengambil keputusan.
Kamu akan menerima full case pack yang berisi:
01
Consumer behavior dan usage insight per segment dan occasion.
02
Brand funnel dan equity metrics (awareness, trial, repeat, preference).
03
Market share dan category dynamics across channel dan kompetitor.
04
Distribution, availability, serta data numeric/weighted distribution per channel.
Dengan case ini kamu akan:
01
Menentukan objective sales dan marketing yang jelas untuk brand tersebut.
02
Memprioritaskan growth lever dan menyusun strategi yang simpel tapi tajam — across product, price, promotion, dan channel.
03
Mendesain presentasi bisnis yang management-ready: bercerita dari insight ke aksi, memakai kerangka ACT Impact Engine™.
Di akhir program, kamu sudah bisa membangun presentasi end-to-end seperti yang diharapkan para leader FMCG: berbasis data, jelas strateginya, dan persuasif cara “menjualnya”.
Di Dalam FMCG Case Presentation Masterclass
Pre-Bootcamp
Sebelum bootcamp dimulai, kamu akan menerima studi kasus bisnis FMCG yang komprehensif, berfokus pada tantangan sales dan marketing dunia nyata. Ini menjadi dasar untuk pembelajaran hands-on yang praktis dengan skenario yang relevan dengan industri.
01
Menganalisis studi kasus FMCG yang diberikan, berfokus pada pertumbuhan sales, positioning brand, atau strategi go-to-market.
02
Mengidentifikasi tujuan marketing utama, target audiens, dan hambatan sales.
03
Menyiapkan analisis singkat mengenai tantangan/peluang utama untuk dibahas di awal workshop.

Day 1
•
22 Agustus 2026
•
10.30 - 12.00 WIB
Session 1
Bangun pemahaman mendalam tentang audiens presentasimu dan pelajari cara menyusun proposalmu untuk dampak bisnis maksimal dalam konteks sales dan marketing.
01
Memetakan target customer dan stakeholder utama yang relevan dengan studi kasus sales/marketing.
02
Menggunakan teknik profiling dan segmentasi audiens
03
Menerapkan framework seperti STAR dan 4W untuk menyusun narasi dan selling point studi kasusmu.
04
Menyusun draf struktur presentasi sales/marketing yang berfokus pada hasil bisnis.

Day 1
•
22 Agustus 2026
•
13.00 - 14.30 WIB
Session 2
Ubah riset marketing dan data sales menjadi kisah yang menarik dan persuasif. Pelajari teknik storytelling yang digunakan brand-brand FMCG sukses untuk membedakan produk, memenangkan hati customer, dan mendapatkan dukungan dari para pengambil keputusan.
01
Mengeksplorasi framework storytelling yang berbasis sales dan marketing
02
Mengubah data studi kasus menjadi narasi sales yang persuasif.
03
Berlatih melakukan pitching positioning produk atau kisah kampanye
04
Menyempurnakan kisahmu berdasarkan feedback agar lebih jelas dan berdampak.
Day 2
•
29 Agustus 2026
•
10.30 - 12.00 WIB
Session 3
Sempurnakan cara penyampaianmu, suara, bahasa tubuh, dan visual aid. Agar pesan sales dan marketingmu menonjol. Bangun kepercayaan diri untuk mempengaruhi dan mengesankan audiens bisnis.
01
Berlatih penyampaian verbal dan non-verbal yang berorientasi pada sales
02
Melakukan latihan elevator pitch "hot seat" dengan feedback dari peer/mentor.
03
Mempresentasikan bagian yang berfokus pada strategi marketing atau proposal sales menggunakan template slide profesional.
04
Menerapkan gaya framework SDC agar poin-poinmu mudah diingat dalam konteks komersial.
Day 2
•
29 Agustus 2026
•
13.00 - 14.30 WIB
Session 4
Bangun skill-mu dalam menghadapi pertanyaan dan kritik, sama seperti yang akan kamu hadapi dari manajer yang skeptis, channel partner, atau reviewer marketing dalam meeting FMCG sesungguhnya.
01
Mensimulasikan Q&A melalui role-play dari sudut pandang manajer komersial atau pemimpin marketing.
02
Menggunakan metode PEACE untuk menghadapi pertanyaan sulit dan tetap tenang.
03
Membingkai ulang keberatan dan mempertahankan rekomendasimu.

Deadline 12 September 2026
Final Session
Sampaikan solusimu untuk studi kasus sales dan marketing FMCG dalam simulasi gaya boardroom. Tunjukkan semua yang sudah dipelajari, struktur bisnis, persuasi, penyampaian yang percaya diri, dan kemampuan menjawab pertanyaan secara langsung.
01
Menerima feedback personal yang detail, berfokus pada dampak sales/marketing, kejelasan, dan kelayakan bisnis.
02
Mempresentasikan solusi marketing atau sales-mu kepada panel manajer/eksekutif simulasi.
03
Menjawab pertanyaan mendalam berbasis studi kasus dari fasilitator
04
Menyusun langkah selanjutnya yang konkret untuk skill presentasi kariermu.

Tentang Hardian Prabowo
Hardian Prabowo adalah Presiden Life At FMCG dengan pengalaman lebih dari 14 tahun di industri fast-moving consumer goods. Sepanjang kariernya, ia banyak berkecimpung di area sales, marketing, dan pengembangan bisnis, serta memahami langsung dinamika pengambilan keputusan di industri FMCG.
Sebagai Professional Certified Coach (PCC), Hardian dikenal dengan pendekatan yang tajam namun praktis dalam membantu talenta muda berkembang. Saat ini, ia juga merupakan penerima beasiswa di Copenhagen Business School, tempat ia memperluas perspektifnya tentang innovation, business transformation, dan masa depan kepemimpinan.












